Langsung ke konten utama

PHILOSOPHY REMINDER

    Kalau tengah malam gini biasanya muncul ide buat nulis. Hari ini aku bakal nulis tentang filsafat. Akhir-akhir ini aku ikut komunitas filsafat yang bener-bener asik banget dan seru diskusinya. Aku ngerasa ketika aku mengikuti kelas filsafat ini aku bener-bener pure belajar tanpa iming-iming apapun, misalnya sertifikat. No. Mau berterima kasih sama sobat INFJ ku yang ngerekomendasi kelas ini hehe. Emang hal-hal kaya gini INFJ's thing banget. I'm so grateful for that. 

    Tema tulisan kali ini tentang Konfusianisme. Aku kepingin cerita dari ringkasan yang aku catat waktu aku mengikuti kelas ini. 가자!!!!

"Since people's nature is bad, they must await teachers and proper models, and only then do they become correct in their behavior" - Xunzi

Ada 5 tema besar di Konfusianisme:

1) Kebahagiaan di dalam kehidupan keseharian

2) Tradisionalisme revivalistik

3) Keluarga dan kepedulian

4) Ritual dan Fungsionalisme

5) Kultivasi Etika

    Jadi, kurang lebih konfusianisme ini berfokus pada etika. Kali ini aku bakal ngomongin bagaimana kultivasi diri ini bener-bener tergambar dalam sebuah teamwork. Bakal BTS-related sih ini. Based on my experience as an army. 

    Sebelum masuk ke kultivasi diri. Kultivasi diri ini berkaitan juga sama yang namanya ritual. Yang namanya ritual umumnya nih berkaitan sama hal religius kan dan sakral biasanya, tapi disini kita bisa memahami ritual ini dalam konteks yang lebih luas. Tanpa kita sadari kita tu selalu melakukan ritual yang mana kita tuh ada di dalamnya. Kaya misal sebelum tidur, ada yang cuci kaki dulu, gosok gigi, cuci muka, berdoa. Sesederhana itu. Kalau di konfusianisme, ritual itu adalah cara kita untuk mengultivasi diri. 

    Selain itu, ritual juga berkaitan dengan diri. Akhir-akhir ini kita sering denger ya kata self love. Aku juga akrab dengan self-love pas album BTS "Love Yourself" keluar di tahun 2018. Aku bakal nyeritain perspektifku mengenai bagian diri ini yang aku rasa maksud dari "Love Yourself Campaign" BTS itu arah nya ke hal yang bakal aku tulis setelah ini. 

    "There's no the real you" -Any Chinnese, or any asian philosophers. 

    Sering kita mendengar kalimat buat mencintai diri sendiri. Tapi pernah ga sih bertanya diri ini itu hasil dari apa sih? Terus kenapa ada philosophers bilang diri kita tu sebenernya ga real? Maksudnya gimana?

    Menurut Puett, "Tidak ada 'diri', tetapi ada 'diri' yang terkonstruksi oleh satu atau beberapa pola suatu pembiasaan" Lalu, menurut Xunzi juga kita adalah orang-orang yang didorong oleh keinginan-keinginan yang berpusat pada diri. 

    Jadi, menurutku arah Love Yourself Campaign tidak hanya sekadar bilang "we're enough" sehingga kita harus mencintai diri sendiri, but it means more than that menurutku. Hal yang gabisa diubah atau diluar kendali diri kita menurutku harus dicintai tapi selagi ada hal dalam diri kita yang bisa diubah why not? Karena "we are all messy people" kita harus terus berubah dan berkontruksi biar kita tu kokoh dan dengan mencintai diri sendiri lalu kita bakal bisa merubah diri kita. Love Yourself Campaign mengajarkan bahwa lama-lama seiring berjalannya waktu, aku sampai ke pemikiran bahwa mencintai diri sendiri bikin aku sadar kalau  Live Goes On , kita terus berproses. 

    Ini salah satu quotes favorit yang aku dapatkan dari kelas ini. 

    "Jadi, Love your messyself or love, change yourself?"

    Change your messyself  bisa dilakuin melalui komunitas dan ini salah satu bentuk kultivasi diri. Army yang menurutku suatu komunitas banyak mengajarkan ku tentang kultivasi diri. Melalui komunitas ini, aku merasa diberikan kehidupan ke suatu pola yang baik, yang mengembangkan diri kita sebagai manusia. 

    "Teamwork makes the dream work" 

    Army dan BTS sama-sama mengembangkan diri. Aku ngerasa kita bener-bener bukan digiring untuk menggilai BTS, tapi kita bergandengan tangan. Makanya aku ngerasa bonding antara Army dan BTS bener-bener erat. Karena kita punya teamwork yang baik. Dengan komunitas ini ada banyak pencapaian karena kita sama sama berusaha mencapainya. 

    Sekian ya cuap-cuap ku pada dini hari ini. Agak ngegantung karena aku rada bingung bikin closing-an nya. Kapan-kapan aku edit biar lebih baik lagi. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Things That Makes You Happy #30DaysWritingChallenge (Day 2)

       Hello, I'm back. Today, I'm gonna talk about something that makes me happy. This little thing that always together with me during the stage of my life. Let's talk it one by one. But, first I'll tell you about something that makes me happy. it's a fangirling moment.      Fangirling is an activity that always there every day in my life. I always have someone that I adore and I feel that fangirling can boost my mood up. I feel so happy when my idol posted selca, tweets, or updated something. I think I have a plan for tomorrow just to see them on social media. and I see myself can't live without this thing. sometimes, I feel it strange for not having an idol and cheer them. fangirling is coloring my day. So, in this story, I'll start to begin my fangirling journey because I'm so happy to share it and I have no time yet to share this story with my friends.     In my childhood days around 4 or 5, I started to fangirling boy group from Taiwan...

So Far Away

"Nothing is more miserable and lonely than not having something you want to do" Penggalan lirik lagu "So Far Away" Agust D ft. Suran ku rasa sangat relate . Aku suka mikir disaat lagi ngerasain kesepian dan gatau mau ngapain terus disamping itu diri ini merasa kalo orang-orang keep telling you to do something. It's pathetic.  Setelah dihadapkan situasi itu, aku jadi mikir gini "Everyone else is running, why am I the only one here" Bandingin posisi ku sama orang lain. Makin dapet yang namanya peer pressure . Mulai mempertanyakan udah umur segini aku ga seperti dia yang udah sampai ke titik yang aku rasa jauh dari pencapaian ku. Aku jadi seakan ga sadar,starting point individu mengambil jalan atau meraih mimpi itu beda-beda.  Kita masuk lagi ke penggalan lirik yang menceritakan lagi situasi setelah nya. "I want everything to disappear. I want it to disappear like a mirage. Want it to disappear. I want my damn self to disappear. Like this, the world...

A Memory #30DaysWritingChallenge (Day 3)

       Hello, fellas. It's my third day. Can't believe I have made it so far. I wish this challenge would become a good memory for me. Maybe, I'll find something new someday. Today, I'm gonna talk about memory. Maybe this topic made me clueless because I find it hard to tell it in a paper, but let me give it a try.      When I write about something, I always think about what song suits this topic. So, I decided to choose  JAMAIS VU BY BTS  . It's their song from their album Maps Of the Soul:7. It's perfoming by Jin, J-Hope, and Jungkook of BTS. I'll share the part of the lyrics. I think it relates to this topic.  [Post-Chorus: Jungkook] A remedy, a melody A memory that will be left just for me If I stop right now If I just turn it off, will all be more comfortable? [Verse 4: Jin] I'm fine but I'm not fine I told myself I was used to it It always hurts like it's the first time     "A memory that will be left just for me" that ly...